Sang Guru

menuntut ilmu jalan menuju surga

Kemarin sore, alhamdulillah saya dimudahkan Allah untuk kembali duduk menyimak langsung nasehat seorang guru yang lama tidak saya hadiri majlisnya. Ada rasa rindu dan haru mendengar suara beliau yang khas. Melihat wajah beliau walau hanya sekilas lewat layar LCD. Beliau, yang majlisnya telah lama dirindukan, akhirnya Allah perkenankan saya untuk menghadirinya lagi.

Beliau adalah al Ustadz Yazid…

View On WordPress

SPN : Menikahi Potensi

Diskusi mencerahkan beberapa waktu yang lalu tentang bahasan paling populer sepanjang masa (baca:menikah) telah memberikan satu titik cerah untuk melihat seseorang yang akan kita tuju sebagai pasangan hidup. Dari sini, aku mendapat satu perspektif baru dalam memandang manusia. Manusia yang kita lihat hari ini sejatinya tidak sebenar-benarnya, dalam artian bahwa setiap manusia memakai topeng. Sejatinya dalam diri manusia terkandung masa lalu dan masa depan.

Bila dia cantik hari ini, jangan mudah tergoda kecantikannya. Karena kita belum pernah bertemu dia saat usia diatas 50 tahun kan? Ketika keriput memenuhi sekujur tubuhnya. Saat dia kaya hari ini, jangan mudah tergoda. Sebab kekayaan itu tidak ada yang hakiki. Sesuatu yang melekat pada manusia dan berasal dari luar dirinya tidak ada yang hakiki. Popularitas, kecantikan/ketampanan, kekayaan, jabatan, semuanya hanyalah label yang sifatnya bisa lepas-pasang. Bahkan bisa dibangung dengan pencitraan, make-up salon, dan lain-lain.

Tapi mari, hari ini kita akan belajar melihat sesorang dari potensi. Potensi adalah sesuatu yang ada didalam diri seseorang. Potensi itu lahir dari karakter-karakter yang melekat pada seseorang. Dan kita bisa melihat masa depan seseorang hanya dengan melihat dia hari ini.

Ketika kita melihat seseorang, lihatlah potensinya. Apakah dia berpotensi menjadi seseorang yang berpengaruh, berpotensi menjadi ayah yang baik, berpotensi menjadi seseorang yang sukses, berpotensi menjadi ibu yang luar biasa, berpotensi menjadi kaya raya, berpotensi membangun umat, lihatlah potensi itu. Dan tentu potensi tertinggi adalah apakah dia berpotensi masuk surga dan kita bisa turut serta berjalan bersamanya?

Bila hari ini dia miskin, atau hari ini dia masih belajar. Tidak masalah. Bila hari ini dia kesulitan, atau dia belum mencapai pencapaian standar-standar dunia. Jangan takut. Bukankah membersamai perjalanan seseorang dari titik nol-nya adalah sebuah hal yang menarik sekaligus menantang?

Ingat, lihatlah potensi itu. Bila kita menuntut seseorang mapan (secara materi), ingatlah bahwa itu tidak melekat. Lihatlah karakternya, sebab dalam kondisi apapun, karakterlah yang akan menolong seseorang ketika jatuh, pun ketika terbang tinggi.

Menikahlah dengan potensi seseorang. Gunakanlah mata hatimu untuk melihat seseorang hari ini dengan refleksi masa depan. Lihatlah potensi itu, ajaklah berbicara atau berdiskusi, kenalilah pikiran dan karakternya. Karena di sana ada banyak hal yang tertutupi oleh paras, oleh harta, oleh parameter-parameter dunia.

Menikahlah dengan potensinya. Sebab kamu tidak akan menikah hanya hari ini. Ketika dia masih cantik/tampan. Ketika dia masih kaya. Iya kan?

Bandung, 8 Juli 2014 | (c)kurniawangunadi

accras:

Tea awaits…

accras:

Tea awaits…

Sandiwara Langit

sandiwara langit ~ aisyafra

“Semakin baik jalan yang kamu pilih, anak muda, akan semakin banyak rintangan dan godaannya. Semakin tinggi bukit yang kamu daki, akan semakin hebat kepenatan yang kamu rasakan. Namun hanya orang yang berjiwa kerdil yang memilih hidup tanpa pendakian.”

Kemarin saat merapikan perpustakaan kecil (baca: lemari buku), iseng-iseng saya membuka dan membaca kembali buku yang berjudul Sandiwara Langit

View On WordPress

amintrovert:

:)

amintrovert:

:)

coffeenotes:

37 by karenkhim on Flickr.

coffeenotes:

37 by karenkhim on Flickr.

The Power of Prayer

The Power of Prayer

prayer

The power of prayer will never leave you even in the darkest of times. It is the greatest weapon known to a man, a freedom no one can take away..

Semua yang hidup di muka bumi ini, pernah mendapatkan masalah..

Ingatlah bahwa yang punya hati ini adalah Allah Jalla wa ‘Ala..

Ketika hati dirundung resah karena masalah…

Maka adukanlah setiap kegalauan dan kegundahan yang kita rasakan..

Ketuklah…

View On WordPress

timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head
timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head

timtams-are-my-muse:

Circle of life going off in my head

Siapa yang mencukupkan diri dari apa yang ada di tangan manusia, maka Allah kan mencukupkannya.
“Siapa yang mencukupkan dirinya, Allah pun kan mencukupkannya” (al Hadits)

@Dralajmey - Dr Naif al ‘Ajmi Dekan Fakultas Syariah Universitas Kuwait • 11/6/2014 (via twitulama)

A bookstore is somewhat like an ocean—it may look the same but it is always changing if you are a careful observer.

Paul Yamazaki (via bookishleaves)

islamic-quotes:

Ramadhan health tips.

islamic-quotes:

Ramadhan health tips.

ofpagesandchapters:

Love & Misadventure by Lang Leav

ofpagesandchapters:

Love & Misadventure by Lang Leav

genyarachel:

untitled on Flickr.

genyarachel:

untitled on Flickr.

islamic-quotes:

Karma & kaffarah.

islamic-quotes:

Karma & kaffarah.